Senin, 29 Agustus 2016



MEMANUSIAKAN MANUSIA BERDASARKAN PANCASILA


  
           Indonesia dibangun atas perjuangan seluruh rakyat yang telah mengorbankan harta bahkan nyawa untuk kemerdekaan bangsa Indonesia. Ribuan bahasa dan budaya telah dipersatukan oleh tekad bersama untuk menjadi bangsa yang bebas dari penjajahan. Sebagai bangsa yang memiliki kemajemukan baik dalam agama, bahasa, budaya, suku, ras dan lain sebagainya bangsa Indonesia semakin dikokohkan persatuannya oleh buah fikir para pendiri bangsa yakni Pancasila. Pancasila merupakan filsafat negara yang harus dijaga dan diterapkan dalam kehiduppan berbangsa dan bernegara. Dalam kehidupan sehari-hari seringkali kita dibenturkan dengan perpecahan agama bahkan budaya yang mengoyak-ngoyak semangat persatuan bangsa Indonesia nyang telah dibangun dengan pertaruhan nyawa oleh para pendiri bangsa. Disitulah letak fungsi dari Pancasila sebagai pemersatu bangsa harus kita terapkan untuk selalu menjaga keutuhan dan kerukunan dalam kehidupan di masyarakat yang majemuk ini.

            Pancasila bukan hanya sekedar filsafat negara yang hanya menjadi simbolis dalam hidup di masyarakat yang majemuk, tetapi juga Pancasila merupakan pedoman bagi bangsa Indonesia untuk hidup dengan semangat “Memanusiakan Manusia Berdasarkan Pancasila”. Sikap dan semangat memanusiakan manusia berdasarkan Pancasila merupakan tingkat pengamalan dan refleksi tertinggi dari penerapan nilai-nilai Pancasila dalam hidup berbangsa dan bernegara dengan keragaman agama, bahasa, budaya, suku, dan golongan. Banyak peristiwa bentrokan dan kekerasan fisik yang mengakibatkan banyak korban jiwa dikarenakan perbedaan agama, suku dan golongan yang terjadi di Indonesia. Hal tersebut tentunya merupakan aib dan keburukan oknum warga negara Indonesia yang belum mampu hidup bermasyarakat dalam kemajemukan berbasis nilai-nilai Pancasila. Perpecahan ataupun bentrokan horizontal yang terjadi di masyarakat tidak lepas dari contoh buruk yang di lakukan oleh oknum elit penguasa dan pemerintah yang seringkali kita dapati juga bentrok dan saling menjatuhkan karena perbedaan kepentingan semu atas dunia yang fana ini.

            Sebagai bangsa yang lahir dari semangat dan perjuangan bersama para pendiri bangsa yang berbeda latar belakang baik agama, bahasa, budaya, suku dan golongan tentunya kita sebagai penerus bangsa Indonesia sudah seharusnya meneladani persatuan yang di contohkan oleh para pendiri bangsa Indoenesia tersebut. Kita tahu perjuangan dalam mengusir para penjajah di lakukan oleh seluruh rakyat Indonesia dari sabang sampai marauke dengan latar belakang agama, bahasa, budaya, dan suku yang berbeda namun para pejuang dan pendiri bangsa tetap memiliki satu semangat dan satu tujuan yakni memerdekakan Indonesia dari penjajahan. Jika bangsa Indoensiaa terus termakan oleh provokasi dan isu perbedaan agama, bahasa, buadaya suku dan lain sebagainya maka sudah tentunya kita menodai dan menjatuhkan perjuangan para pahalawa, para pendiri bangsa, dan seluruh rakyat Indoensia yang telah berjuang demi kemerdakaan, persatuan dan kesatuan bangsa Indoensia ini.

            Sikap dan semangat memanusiakan manusia berdasarkan Pancasila sudah seharusnya kita tanamkan dalam sanubari seluruh rakyat Indonesia sedini dan sesegera mungkin untuk menghentikan seluruh perpecahan yang selama ini telah terjadi dan menodai persatuan bangsa Indonesia. Dalam beragama sudah seharusnya kita menerapkan nilai pancasila yang berketuhanan yang maha esa. Artinya kita harus mampu dan mau memberikan sikap toleransi kepada setiap pemeluk agama yang diakui oleh negara  tanpa adanya unsur melecehkan suatu agama lainnya. Dalam kehidupan bermasyarakat sudah seharusnya kita bersikap adil dan saling tolong menolong tanpa membedakan latar belakang apapun untuk terus menjaga keutuhan dan kekompakan bangsa Indonesia. Dalam menjalankan amanahnya, sudah seharusnya elit pemerintah bersikap adil dan memberikan kebijakan yang dapat membangkitkan dan mensejahterakan seluruh bangsa Indoensia tanpa terkecuali. Sikap dan semangat memanusiakan manusia berdasarkan Pancasila akan menjadi cara terampuh dalam menghapuskan diskriminasi yang selama ini masih sering terjadi di  indonesia terutama pada kaum minoritas. Sudah seharusnya jika kaum minoritas seperti LGBT dan kelompok sesat melakukan penyimpangan, diberikan pencerahan dan penyembuhan baik fiski maupun mental agar kembali pada nilai dan kodrat yang benar. Karena selama ini perhatian dan kebijakan pemerintah masih kurang serius dalam menangani kasus dan fenomena perpecahan dan diskriminasi yang terjadi di Indonesia. Jika penyimpangan dan diskriminasi yang terjadi di masyarakat terus dibiarkan dan tidak segera ditangani secara tepat, maka akan menjadi bom waktu yang akan menghancurkan persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia.

            Seluruh rakyat Indonesia sudah semestinya dan seharusnya mendapatkan perlakuan dan hak yang sama atas kebebasan dalam kehidupannya. Tentunya tidak melanggar dan melampaui batas ketentuan atau peraturan yang telah ditetapkan oleh pemerintah baik di lembaga legislatif, eksekutif, dan yudukatif. Hal utama yang akan menjadi penunjang keberhasilan dalam menerapkan sikap dan semangat memanusiakan manusia berdasarkan Pancasila adalah teladan dari elit penguasa dan pemerintah yang saat ini tengah menjalankan amanah dari seluruh rakyat Indonesia. Sebab sikap dan tindak tanduk elit penguasa dan pemerintah sangat di perhatikan dan menjadi sorotan seluruh rakyat serta menjadi contoh bagi masyarakat dalam bersikap di kehidupan yang majemuk. Oleh sebab itu sudah seharusnya elit penguasa dan pemerintah memberikan teladan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara dengan meminimalisir bentrokan antar kepentingan elit, tidak tunduk pada kepentingan asing dan kaum konglomerat dalam membuat kebijakan serta berusaha membawa kebangkitan dan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indoensia. Teladan yang diberikan oleh elit penguasa dan pemerintah dari tingkat nasional sampai ranah paing bawah tentunya akan memberikan pencerahan bagi seluruh rakyat untuk hidup rukun dan damai dalam masyarakat yang majemuk dengan keragaman agama, bahasa, budaya, suku dan golongan.
            Sikap dan semangat memanusiakan manusia berdasarkan Pancasila yang di terapkan oleh seluruh bangsa Indonesia mulai dari elit pemerintah sampai rakyat Indoensia tentunya akan membawa bangsa Indonesia kepada persatuan yang nyata untuk membangun bangsa Indoensia menjadi bangsa yang unggul, damai, sejahtera dan saling menghargai dalam menjalankan kehidupan. Sehingga untuk mewujudkan semnagat dan sikap memanusiakan manasia berdasarkan Pancasila dibutuhkan komitmen dan keseriusan nyata dari seluruh bangsa Indonesia agar dapat mewujudkan cita-cita para pendiri bangsa yakni persatuan bagi seluruh bangsa Indonesia yang akan membawa kebangkitan bangsa Indoensia di segala bidang.
 

Kamis, 25 Agustus 2016



Ayo Berwisata ke Pangkalpinang
(Pesona Budaya dan Wisata Kota Pangkalpinang)
            Kota Pangkalpinang merupakan salah satu daerah pemerintahan kota di Indonesia yang terletak di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Kota Pangkalpinang juga menjadi ibu kota provinsi yang terletak di bagian timur Pulau Bangka. Sebagai kota madya, Pangkalpinang terbagi menjadi 7 kecamatan yakni Taman Sari, Rangkui, Pangkalbalam, Gabek, Bukit Intan, Girimaya dan Gerunggang. Kota Pangkalpinang memiliki wilayah seluas 118,408 km2 dan jumlah penduduk berdasarkan Sensus Penduduk 2010 sebanyak 328,167 jiwa dengan kepadatan 1.955 jiwa/km2. Populasi Kota Pangkalpinang di dominasi oleh etnis Melayu dan Tionghoa suku Hakka yang datang dari Guangzhou. Ditambah sejumlah suku pendatang seperti Batak, Minangkabau, Palembang, Sunda, Jawa, Madura, Banjar, Bugis, Manado, Flores dan Ambon. Selain itu Kota Pangkalpinang juga terkenal dengan hasil tambang timah dan lada putih, dua komoditi tersebut menjadi komoditi unggulan untuk di ekspor ke nasional maupun ke luar negeri.
            Kondisi topografi wilayah Kota Pangkapinang pada umumnya bergelombang dan berbukit dengan ketinggian 20-50 meter dari permukaan laut dan kemiringan 0-25%. Secara morfologi daerahnya berbentuk cekung dimana bagian pusat kota berada didaerah rendah. Daerah-daerah yang berbukit mengelompok dibagian barat dan selatan kota Pangkalpinang. Beberapa bukit yang utama adalah Bukit Girimaya yang berada di ketinggian 50 m dpl dan Bukit Menara. Dengan kondisi topografi yang berbentuk pulau serta terdapat banyak perbukitan membuat Kota Pangkalpinang semakin mempesona untuk di kunjungi oleh para wisatawan baik regional maupun mancan negara. Kota Pangkalpinang saat ini tengah gencar memaksimalkan potensi wisata yang dimiliki melalui pengelolaan yang melibatkan seluruh stakeholder terkait agar Kota Pangkalpinang semakin dikenal oleh masyarakat luas melalui pesona budaya dan wisata yang dimiliki.
            Upaya untuk memaksimalkan pengelolaan potensi wisata yang dimiliki oleh Kota Pangkalpinang telah di lakukan dengan berbagai cara seperti peningkatan infrastruktur jalan, fasilitas penginapan, fasilitas yang berada di tempat wisata sampai upaya promosi yang di lakukan oleh Dinas Pariwisata Kota Pangkalpinang. Pada umumnya ada dua hal yang membuat Kota Pangkalpinang menjadi destinasi wisata yang menarik yakni pesona budaya dan wisata yang dimiliki. Dengan populasi yang di dominasi oleh etnis melayu dan tionghoa membuat akulturasi atau perpaduan budaya antara dua etnis tersebut menjadi sebuah keistimewaan bagi setiap wisatawan yang berkunjung ke Pangkalpinang. Selain itu kebudayaan etnis tionghoa seperti pertunjukan barongsai menjadi kenikmatan pertunjukan budaya bagi para wisatawan. Selain pesona budaya yang dimiliki oleh Kota Pangkalpinang, pesona wisata alam juga menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan terutama wisata pantai yang dimiliki oleh Kota Pangkalpinang. Berikut ini adalah destinasi wisata yang ada di Kota PangkalPinang.
1. Alun-alun Taman Merdeka
            Alun-alun taman merdeka biasa dikenal dengan Taman Sari. Alun-alun Taman Merdeka atau Taman Sari merupakan sebuah taman rekreasi keluarga yang terletak di pusat Kota Pangkalpinang. Para pengunjung bisa menikmati fasilitas di taman tersebut seperti lapangan tenis, panggung hiburan rakyat, lapangan voli, lapangan permainan anak-anak, dan lapangan permainan olahraga tradisional gasing.
2. Bangka Botanical Garden
            Bagi para wisatawan yang ingin berlibur sekaligus belajar tentang budidaya tanaman dan peternakan rasanya sangat tepat bila kerkunjung ke Bangka Botanical Garden. Bangka Botanical Garden (BBG) merupakan lahan pengembangan holtikultura, peternakan, penyediaan bibit dan pakan ternak memanfaatkan lahan eks tambang timah dan lahan kritis berupa lahan gambut dan berpasir serta merupakan program percontohan yang dilakukan pihak swasta dalam mengelola dan menciptakan ekosistem baru. Melalui kerjasama pemerintah dan pihak swasta, menjadikan lahan bekas pertambangan timah dan gambut kritis tersebut menjadi tempat pengembangan tanaman dan peternakan yang bermanfaat bagi masyarakat seperti sekarang ini.
3. Pantai Pasir Padi
            Pantai pasir padi terletak di kelurahan air itam, sekitar 8 kilometer dari pusat Kota Pangkalpinang. Pantai pasir padi merupakan salah satu wisata alam yang potensial di Kota Pangkalpinang dengan hamparan pasir putih serta pemandangan pantai yang indah. Salah satu keunikan Pantai Pasir Padi adalah struktur pantainya yang landai, kontur pasir yang padat sehingga pantai ini nyaman untuk dilalui dengan jalan kaki bahkan dapat dilalui oleh kendaraan bermotor baik roda dua, roda empat bahkan truk jenis tronton. Keindahan Pantai Pasir Padi tidak kalah menariknya dengan pantai-pantai di Pulau Bangka lainnya. Selain memiliki panorama yang dihiasi laut biru, alam asri dan pulau-pulau menarik, tidak jauh dari bibir pantai terdapat sebuah daratan kecil yang bernama Pulau Punai, yang dapat dikunjungi dengan berjalan kaki pada saat air laut sedang surut.
4. Pantai Tanjung Bunga
            Tanjung Bunga merupakan pantai yamg memiliki karakteristik unik, yakni kontur pantai yang landai dan di hiasi dengan bukit bebatuan yang memiliki panorama laut biru yang indah. Selain itu para wisatawan juga dapat melihat hilir mudiknya kapal penumpang dan barang yang keluar masuk pelabuhan Pangkal Balam melalui laut lepas di kawasan pantai Pasir Padi dan Tanjung Bunga. Selain itu pula Kawasan Pantai Tanjung Bunga telah memiliki siteplan sebagai kawasan wisata Tanjung Bunga dan sirkuit kawasan terpadu TAC TOS (Tanjung Bunga Circuit and Town Square) dan Exhibition Hall. Keunikan kawasan Pantai Tanjung Bunga adalah terdapatnya batu-batu pantai yang tersusun indah, dan bagi para pecinta wisata minat khusus, lokasi Tanjung Bunga sangat cocok dalam petualangan dengan menyusuri pantai dan alam perbukitan.
5. Pantai Telapak Antu
            Pantai Wisata Telapak Antu (Telapak Antu Beach) merupakan destinasi wisata di Kota Pangkalpinang yang memiliki hamparan pasir putih dan bebatuan yang tertata rapi hingga merdunya riak ombak. Di pantai ini, terdapat beberapa bekas tapak kaki yang melekat di atas sebuah batu. Bekas tapak kaki itulah yang menjadi asal-muasal nama pantai ini. Dalam menggali dan membangun potensi wisata Telapak Antu Beach, Desa Batu Belubang melibatkan masyarakat secara langsung melalui gagasan Karang Taruna Desa Batu Belubang. Aksi mereka terlihat mulai dari Gerakan Karang Taruna Peduli Wisata atau Gerakan Tali Wisata dan Gerakan Taruna Bersih Wisata (Taber Wisata) hingga menyelenggarakan kegiatan hiburan bersama artis-artis ibukota. Mereka juga bergerak melestarikan permainan tradisional dan budaya lokal. Diantaranya rutin menggelar lomba Adu Pangkak Igik Karet, main Sembilon, Kacep-kacep dan lain sebagainya.
6. Lapangan Golf Girimaya
            Selain wisata alam pantai yang bisa dinikmati oleh para wisatawan, Kota Pangkalpinang juga memiliki wisata buatan yakni lapangan golf girimaya. Lapangan golf girimaya merupakan satu-satunya temnpat golf yang berada di Kota Pangkalpinang dengan keadaan alamnya byangasri dan sejuk menjadikan lapangan golf girimaya sebagai tempat melepaskan rasa penat bagi para wisatawan.
7. Museum Timah
            Museum Timah ini adalah objek pariwisata yang menjadi kebanggaan Provinsi Bangka Belitung. Ini adalah satu-satunya Museum Timah di Indonesia bahkan di Asia. Tersimpan sejarah proses penambangan timah dari alam hingga pengolahan secara tradisional maupun modern, baik berupa dokumen maupun foto-foto yang menjadi koleksi museum ini. Berkunjung ke museum ini selain berwisata, anda juga dapat menambah wawasan.
8. Masjid Jamik Pangkalpinang
            Bagi para wisatawan, khususnya wisatawan muslim yang ingin berkunjung ke tempat wisata religi dan bersejarah Masjid Jamik Pangkalpinang dapat menjadi salah satu tujuannya. Masjid Jamik merupakan salah satu masjid terbesar di Pangkalpinang, dibangun pada tanggal 3 Syawal 1355 hijriah atau bertepatan dengan tanggal 18 Desember 1936 masehi. Masjid Jamik ini juga menjadi saksi bisu awal peradaban Kota Pangkalpinang.
            Pesona budaya dan wisata yang ada di Kota Pangakpinang tentunya menjadi sebuah daya tarik bagi kita semua baik para wisatawan regional maupun mancan negara untuk berkunjung ke sana. Apalagi melalui peringatan hari jadi Kota Pangkalpinang yang ke-259 pada tahun ini, membuat pemrintah dan seluruh stakeholder yang ada di Kota Pangkalpinang semakin serius dan antusias untuk terus membenahi dan mengelola potensi wisata yang dimiliki secara maksimal untuk kemajuan Kota Pangkalpinang tercinta. Selasin itu kita khususnya sebagai rakyat Indonesia sudah seharusnya ikut mendukung potensi budaya dan alam yang ada di Indonesia salah satu yang ada di Kota Pangkalpinang dengan turut mensukseskan program visit pangkalpinang salah satunya dengan berkunjung ke tempat-tempat wisata yang ada di Kota Pangkalpinang.